Sosiolegal Network

Sindrom Frankenstein Ilmiah: Hegemoni Sitasi & Matinya Orisinalitas

Penulis: Tri Lukman Hakim, S.H. (ORCID: 0009-0004-9467-3323)

DOI: 10.5281/zenodo.18195205

Repositori: Zenodo (CERN)

Abstrak

Studi ini memikirkan fenomena Sindrom Frankenstein dalam ekosistem publikasi hukum di Indonesia, di mana karya ilmiah direduksi menjadi sekadar kumpulan kutipan yang tanpa ide asli. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi dampak hegemoni pengindeksan (seperti SINTA dan Scopus) yang menciptakan kecemasan akademis dan fenomena Zombie Akademis tulisan yang secara administratif hidup tetapi secara dialektis mati.

Kritik Perbup Purwakarta No. 32 Tahun 2025 (Penyitaan Gadget Anak)

Penulis: Tri Lukman Hakim, S.H. (ORCID: 0009-0004-9467-3323)

DOI: 10.5281/zenodo.18233029

Repositori: Zenodo (CERN)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkritik validitas yuridis dan dampak sosiologis Peraturan Bupati Purwakarta Nomor 32 Tahun 2025 tentang larangan penggunaan smartphone bagi anak-anak. Di era Masyarakat 5.0, smartphone telah bertransformasi dari alat komunikasi sekunder menjadi instrumen utama untuk pendidikan dan ekonomi.

Dekonstruksi Mitos Rotasi Kepemimpinan & Pembusukan Birokrasi

Penulis: Tri Lukman Hakim, S.H. (ORCID: 0009-0004-9467-3323)

DOI: 10.5281/zenodo.18651270

Repositori: Zenodo (CERN)

Abstrak

Penelitian ini mengkaji kegagalan mendasar transisi kepemimpinan nasional di Indonesia, yang cenderung bersifat simbolis dan gagal mengatasi patologi sosial-hukum dalam lapisan eksekutif birokrasi. Melalui lensa Studi Hukum Kritis, penelitian ini berpendapat bahwa pergantian Presiden tanpa dekonstruksi total mentalitas birokrasi hanyalah ilusi kemajuan.

Analisis Yuridis-Sosiologis Fenomena AdBlock: Ilusi Robin Hood

Penulis: Tri Lukman Hakim, S.H. (ORCID: 0009-0004-9467-3323)

DOI: 10.5281/zenodo.18269083

Repositori: Zenodo (CERN)

Abstrak

Studi ini bertujuan untuk membongkar narasi heroik palsu yang dikenal sebagai Ilusi Robin Hood di balik penggunaan perangkat lunak AdBlocking. Masyarakat sering berpendapat bahwa memblokir iklan adalah bentuk perlawanan terhadap kapitalisme digital, namun realitas empiris menunjukkan bahwa tindakan tersebut sebenarnya memutus rantai pasokan ekonomi bagi kreator independen dan jurnalis warga. Dengan menggunakan Metode Campuran (Yuridis-Empiris) dengan pendekatan Studi Hukum Kritis, penelitian ini menemukan korelasi langsung antara meningkatnya penggunaan AdBlocker dan penurunan kualitas literasi digital (banjir konten clickbait dan sampah yang dihasilkan AI). Studi ini menyimpulkan bahwa perilaku tersebut merupakan Parasitisme Digital dan Default Moral yang memenuhi unsur-unsur Pengayaan yang Tidak Adil dalam kontrak sosial implisit internet.

Kata kunci: AdBlock, Ilusi Robin Hood, Parasitisme Digital, Kualitas Informasi, Sosio-Legal, Pengayaan Tidak Adil.

Dekonstruksi Mekanisme Auto Debit dan Amnesia Digital

Penulis: Tri Lukman Hakim, S.H. (ORCID: 0009-0004-9467-3323)

DOI: 10.5281/zenodo.18939002

Repositori: Zenodo (CERN)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mencegah konstitusional terkait mekanisme berlangganan otomatis pada platform digital global (Google Play, Grab, LinkedIn) yang memicu permohonan uji materiil terhadap UU Perlindungan Konsumen di Mahkamah Konstitusi. Fenomena ini diidentifikasi sebagai Amnesia Digital, di mana algoritma predator memanfaatkan keterbatasan kognitif manusia (sifat lupa) sebagai instrumen profitabilitas.

Skizofrenia Yurisprudensi: Kritik Sosio-Legal terhadap Krisis Identitas Hibriditas Hukum di Indonesia

Penulis: Tri Lukman Hakim, S.H. (ORCID: 0009-0004-9467-3323)

DOI: 10.5281/zenodo.20076858

Repositori: Zenodo (CERN)

Abstrak

Artikel ini menganalisis krisis identitas yuridis di Indonesia yang terjebak dalam hibriditas hukum antara Civil Law, Hukum Islam, dan Hukum Adat. Penelitian ini secara berani menyoroti bahwa kegaduhan sistemik saat ini merupakan dampak dari amputasi ideologis pasca-1965, yang menghilangkan spektrum hukum sosialis-kolektivis dan menyisakan yurisprudensi yang pincang serta pragmatis.